Pemkab Karo Karo Launching RAD Penanggulangan Penyakit TBC

Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan pemukulan gong launching resmi dibukanya RAD TBC. Ist

Karo | Jurnal Asia
Pemkab Karo menggelar launching Rencana Aksi Daerah (RAD) penanggulangan Tuberculosis (TBC) Kabupaten Karo tahun 2020-2024 di Hotel Green Garden Berastagi, Selasa (3/12/2019) kemarin.

Dalam sambutannya Bupati Karo Terkelin Brahmana, menyampaikan penanganan tuberkulosis di daerah-daerah kab. Karo berbagai penanganan telah diupayakan, Masalah utama adalah peningkatan anggaran perawatan kesehatan untuk penggantian kasus baru.

“TBC masih menjadi masalah di Indonesia dan khususnya Sumatera Utara beban yang dipikul masyarakat Indonesia akibat TBC juga belum Berakhir bahkan Indonesia dikenal sebagai negara dengan kasus TBC tertinggi nomor 3 di dunia,” ujarnya.

Apalagi sesuai data di Indonesia ada sekitar 842.000 kasus baru TBC setiap tahun dari jumlah ini baru setengah yang ditemukan dan diobati. Sedangkan Kasus TBC Kabupaten Karo Tahun 2019 ditemukan sebesar 1317 Kasus.

Dengan angka keberhasilan pengobatan sampai dengan triwulan III – Tahun 2018 mencapai 97 %. “Sudah Memenuhi target nasional 85 %. Beban yang ditanggung negara dan dampak sosial ekonomi masyarakat yang terkena penyakit ini juga tidak kecil,” ujar Terkelin.

Menurutnya, penemuan kasus menjadi penting agar penderita segera bisa diobati dan tidak menularkan ke orang lain. Masalahnya, belum tentu puskesmas baru memiliki sumber daya manusia dan perangkat yang memadai, termasuk untuk menemukan dan mengatasi TBC.

Oleh karenanya dikatakan bupati, pelayanan Puskesmas dan dinas kesehatan dapat meningkatkan angka penemuan kasus TBC sehingga meningkatkan angka kesembuhan dan kesuksesan program terhadap pengobatan pasien TBC menuju eleminasi TBC tahun 2030 dan Indonesia bebas TBC Tahun 2050.

Terkelin menambahkan di dalam RAD ini sudah nampak kontribusi Pemerintah Kabupaten Karo dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan TBC.

“Dan diharapkan mulai Tahun 2020 kegiatan ini dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Karo,” tandasnya.

Kadis Kesehatan Drg Irna Safrina Meliala mengatakan launcing RAD TBC ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mengatasi serta mengeliminasi penyakit TBC di Kabupaten Karo.

Dipenghujung acara Bupati karo Terkelin Brahmana memberikan penghargaan kepada 3 Puskesmas dengan capaian penemuan kasus TBC tertinggi tahun 2018, yaitu terbaik pertama Puskesmas Mardingding kriteria capaian 67,2 %, kedua kriteria capaian 66,13 % oleh Puskesmas Tiga Panah, ketiga kriteria capaian 65,6 % kepada Puskesmas Singa. (Herman/wo)