Kereta Api Sri Bilah Tabrak Mobil Avanza di Perbaungan, 1 Orang Tewas

Warga mengerumuni lokasi kejadian. Ist

Perbaungan | Jurnal Asia
Kecelakaan antara kereta api dengan mobil Toyota Avanza BK 1844 JT terjadi di perlintasan rel kereta api sebidang Gang Bersama Lingkungan II Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (10/3).

Akibat kecelakaan itu merenggut nyawa Muhammad Riduan (34) pengemudi mobil Avanza tersebut meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Melati Perbaungan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan menyampaikan peristiwa ini bermula ketika mobil yang dikendarai korban bersama istrinya Tri Nurul (35) datang dari arah Desa Melati Kebun menuju Kelurahan Tualang.

Namun karena tidak memperhatikan adanya kereta Sri Bilah yang akan lewat dari Medan menuju Rantau Prapat, tabrakan pun tak terelakan.

Akibatnya mobil tersebut pun terseret lalu terguling keluar dari badan jalan. Sehingga korban yang bekerja sebagai pegawai Dishub Deli Serdang itu mengalami luka pada bagian pipi kiri, dada sakit, serta lengan kiri memar.

Sedangkan istrinya yang merupakan bidan di PTPN II Tanjung Morawa mengalami luka pada bagian dada, bahu kanan patah, serta telinga kiri robek.

“Kedua korban pun lalu dilarikan ke RS Melati Perbaungan. Namun korban atas nama Riduwan selanjutnya harus dirujuk ke Rs Columbia, hingga akhirnya meninggal,” terangnya.

Saat ini petugas, lanjut Tatan mengatakan sudah mengamankan barang bukti ke Pos Lantas Sei Sijenggi Polres Sergai. Adapun kerugian materil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta.(wo)