Kepala BNNP Sumut Tinjau Lahan Rehabilitasi Narkoba di Karo

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara Brigjen Pol Atrial didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau kantor BNNK Karo di Kabanjahe. Herman

Karo | Jurnal Asia
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara Brigjen Pol Atrial menyambangi Kantor Bupati Kabupaten Karo, Selasa (2/4).

Kedatangan jenderal ini dalam rangka silaturahmi dan sekaligus meninjau kantor BNNK Karo dibawah pimpinan AKBP Heppy Karo Karo.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan kepada BNNP Brigjen Pol Atrial, untuk menawarkan lahan milik Provsu yang terletak di Desa Lau Simomo Kec. Kabanjahe dengan luas areal pertanian 70 hektar..

“Jika bapak berkenan, kita bisa tinjau kelapangan, dan ini cocok untuk dijadikan lokasi pembangunan Panti Rehabilitasi Narkoba di Kab. Karo,” ajak Terkelin.

Pada prinsipnya, Bupati menyampaikan Pemda Karo siap membantu dalam pembangunan Panti Rehabilitasi Narkoba.

“Intinya kita komit, jika sesuai ketentuan maka kita akan tetap berperan ke tingkat provinsi,” imbuhnya.

Menyahuti tawaran Bupati Karo, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Atrial merespon dengan cepat dan langsung mengajak meninjau lokasi di desa Lau Simomo Kecamatan Kabanjahe.

Menurut Atrial, pihaknya sudah lama sekali ingin mencari lahan untuk dijadikan pembangunan rehabilitasi narkoba.

“Iya, rencana lahan ini selesai kita tinjau nanti langkah selanjutnya akan kita ajukan  kepada pihak Provsu seluas 6-7 Ha, dengan seluas ini, fasilitas menjadi layak sebagai tempat rehabilitasi,” ujarnya.

“Saya optimis Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi akan setuju,demi pembangunan   beliau akan dukung, sebelumnya kami sudah pernah berjumpa, dia mengatakan sepanjang untuk pembangunan demi masyarakat pasti didukung,” sambungnya.

Disinggung terkait narkoba di Karo Atrial menyebutkan sesuai laporan dan data Tanah Karo sudah masuk kategori darurat Narkoba.

“Saya menghimbau kepada orang tua,  jagalah keluarga kita dan anak anak kita jangan terjerumus narkoba, apalagi sebagai pemakai, oleh sebab itu stop narkoba,” tandasnya.(herman)