Hati-hati Penipuan, Bupati Karo Pastikan Test CPNS Tidak Ada Titipan

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala BKD Kabupaten Karo, Tommy Heriko. M Sidabutar saat meninjau perbaikan jalan lokasi ujian. Ist

Karo | Jurnal Asia
Proses seleksi CPNS Pemkab Karo yang digelar selama 8 hari, mulai hari , Selasa (4/2/2020) hingga Selasa (11/2/2020), Bupati Terkelin Brahmana, SH, meminta pelamar mewaspadai penipuan berkedok calo CPNS.

Secara khusus, jajaran pegawai Pemkab Karo juga diminta mensosialisasikan proses seleksi CPNS dipastikan sangat transparan, dan hasilnya benar-benar ditentukan kemampuan pelamar.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala BKD Kabupaten Karo, Tommy Heriko. M Sidabutar saat meninjau lokasi ujian di Gedung SMPN 3 Berastagi, Jalan Letjen Djamin Ginting, Berastagi, Senin (3/2/2020) kemarin.

Menurutnya, dalam proses seleksi CPNS, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, dan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) serta seleksi kompetensi bidang (SKB), semuanya diatur oleh Badan Kepegawaian Nasional. Tes SKD maupun SKB dipastikan menggunakan sistem computer assisted test (CAT), yang hasilnya langsung diumumkan setelah tes.

“Seandainya ada pura pura menawarkan dapat membantu saat ujian sedang berlangsung, ini sudah jelas sebagai calo, apalagi mengiming-imingi suatu harapan membantu kelulusan dengan meminta sejumlah uang,” katanya.

“Waspadalah, saya pastikan ini kategori berbau penipuan “Jadi, apabila ada yang menjanjikan membantu kelulusan CPNS, apalagi dengan membayar, mohon peringatkan agar mereka tidak menjadi korban penipuan. Jangan percaya calo CPNS,” sambung Terkelin.

Sebagaimana diketahui bahwa setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi pada bulan Desember lalu, 7.386 pelamar akan bertarung memperebutkan kuota 261 formasi yang tersedia di Kabupaten Karo.

“Hasil seleksi ini benar-benar ditentukan kemampuan pelamar,” kata Bupati.

Terkelin Brahmana kembali memastikan bahwa tidak ada CPNS titipan atau melalui surat sakti. Dirinya menjamin, peserta tes CPNS yang lolos nantinya memiliki prestasi yang baik. Sebab, pelaksanaan tesnya dilakukan secara komputer dan transparan.

“CPNS yang lolos harus memiliki kualitas bagus untuk peningkatan pelayanan di Pemkab Karo nantinya, itu harapan kita” katanya.

Pelaksanaan tes CPNS tidak bisa diintervensi. Sebab, tes penerimaan CPNS menggunakan ruang steril di SMPN 3 Berastagi. Di ruangan tersebut para peserta tidak diperbolehkan membawa peralatan apa pun, sebab jauh hari sudah diumumkan dan disampaikan kepada peserta ujian. tegasnya lagi.

Bupati Karo meminta kepada seluruh peserta tes CPNS bila nantinya berhasil dan lulus agar mengabadikan diri dengan sepenuh hati. “Jangan sampai begitu dinyatakan lulus, banyak yang enggan bertugas di pelosok Kabupaten Karo, padahal ketika melamar sudah memilih sendiri daerah penempatan,” ujarnya.

Maka dari itu, Bupati Terkelin Brahmana menambahkan, bahwa seluruh peserta seleksi CPNS harus mengenali seluruh wilayah Kabupaten Karo agar saat ditugaskan tidak kaget.(wo/Herman)