Bupati Karo Minta Bonus ke PGE Pasca Banjir untuk Perbaikan Infrastruktur Desa Semangat

Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Bappeda Ir.Nasib Sianturi hadiri undangan pihak PGE yang disambut Direktur Operasi, Eko Agung Bramantyo di Jakarta Pusat.Ist

Karo | Jurnal Asia
Pemeritahan Daerah (Pemda) Karo ajukan bonus produksi kepada pimpinan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) Sibayak pasca banjir bandang sebulan lalu yang menerjang Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka. Bonus tersebut untuk perbaikan pembangunan infrastruktur di daerah itu.

Bupati Karo Terkelin Brahmana membenarkan hal tersebut. Pengajuan bonus produksi ini akan digunakan perbaikan pembangunan infrastruktur di Desa Semangat Gunung.

“Kita sudah instruksikan kepada Kepala Bappeda Karo untuk mengajukan surat permintaan. Sebab sejak tahun 2015 setahu saya PGE beroperasi, wajarlah kita minta bonus untungnya demi kepentingan  masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Manager PGE yang berkedudukan di Desa Semangat gunung Ryan Dwi Gustriandha tidak keberatan untuk hal tersebut. Asalkan ada surat dari Pemda Karo agar diteruskan ke PGE pusat.

Ternyata, kata dia, hasil surat itu direspon dan ditindaklanjuti oleh kantor pusat PGE di Jakarta Pusat. Dan Pemda Karo dapat datang ke kantor pusat untuk membahas permintaan bonus tersebut.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, memenuhi undangan pihak PGE pusat dan langsung disambut oleh Direktur Operasi, Eko Agung Bramantyo, Jumat (10/5) pukul 12.00 WIB di Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasi, Eko Agung Bramantyo berjanji akan merealisasikan permintaan pemda Karo tersebut asalkan PGE dapat dioperasikan kembali melalui PT Dizamatra Powerindo.

Menurutnya, PGE beroperasi mulai  tahun 2015, sedangkan 2016-2019 sampai sekarang tidak lagi beroperasi. Sebab mesin PT Dizamatra Powerindo rusak, belum dapat dipergunakan sehingga usaha tersendat sekarang.

“Hal ini penyebab kami belum dapat memberikan bonus ke Pemda Karo sesuai Peraturan Menteri sejak 2016 sampai sekarang. Sedangkan bonus tahun 2015 diakuinya telah ditransfer ke RKUD (rekening kas umum daerah) tanggal 9 Januari 2018 ke Bank Sumut,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bappeda, Ir Nasib Sianturi Msi membenarkan surat sudah dilayangkan ke pihak PGE sesuai surat  bupati karo nomor 005/1718/DLH/2019 tanggal 3 Mei 2019 perihal permintaan  bonus produksi kepada pimpinan PT.Pertamina Geothermal Energi Sibayak.

“Mudah mudahan setelah pertemuan dengan pihak Direktur operasi tadi, kedepan mereka  akan berjanji untuk memberikan bonus. Namun demikian pihak PGE minta bantuan Pemda Karo, supaya tetap ikut melobi instansi Kementrian lain agar  PT Dizamatra Powerindo dapat kembali beroperasi kembali di PGE Desa Semangat Gunung,” ucapnya.

Menyahuti itu, Sianturi menyebutkan segera bupati Karo akan menjumpai kemenkomaritim melalui Deputi kordinasi bidang Infrastruktur Ridwan Jamaluddin, agar Deputi bisa  menyelesaikan dan memfasilitasi agar PGE dan PT Dizamatra Powerindo, dapat  beroperasi kembali.(Herman Harahap-nty)