Bupati Karo Mentahbiskan Gereja GPdI Immanuel

Bupati Karo Terkelin Brahmana di Gereja GPdi Immanuel Berastagi. Ist

Karo | Jurnal Asia
Bupati Karo Terkelin Brahmana mentahbiskan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Immanuel Berastagi, Minggu (2/2/2020).

Dalam peresmian itu, Bupati Karo, gembala, jemaat dan tamu undangan terlebih dahulu mengikuti prosesi pemotongan pita pertama, menyalakan sirene, pelepasan balon /spanduk jemaat Immanuel, pelepasan burung merpati, pembukaan kunci kedua pengguntian pita kedua dan terakhir pembukaan kunci kedua.

Usai ikuti prosesi acara , pengkotbah Pdt Samuel Ghozaly menyampaikan firman Tuhan yang dikutip dalam ayat Efesus 4:15 (TB) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah kepala.

Sementara Ketua Panitia Acara Albert Sembiring mengatakan pentahbisan Gereja GPdi Immanuel Berastagi dapat terwujud berkat kemurahan Tuhan.

Dia mengatakan pembangunan Gereja ini telah melewati suatu proses pergumulan yang panjang dari seluruh jemaat Tuhan, dengan itikad dan harapan bahwa gereja sanggup mendukung misi pelayanan gereja serta meningkatkan kwalitas kehidupan iman jemaat, dengan pertolongan Tuhan.

Hal senada dikatakan Gembala GPdI Immanuel Berastagi Pdt. Paham Ginting. M.Th yang menyampaikan rasa terimakasih kepada Tuhan.

“Untuk itu kami juga mengucapkan terimakasih kepada majelis daerah Sumut-Aceh Pdt Samuel Ghozaly, dan pak Bupati Karo Terkelin Brahmana, atas kehadiranya, maka saya berdoa kepada Tuhan biarlah jerih payah saudara, Tuhan yang akan membalasnya,” terangnya.

“Menilik proses pembangunan gereja ini, yang memakan waktu sekitar 13 tahun sejak peletakan batu pertama tahun 2007,ini tentu pendanaan 95 % dari jemaat melalui janji iman, puji Tuhan bangunan dapat terselesaikan hari ini,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutannya mengapresiasi gembala dan jemaat selama ini dengan bekerja keras menyelesaikan pembangunan gereja GPdI selama 13 Tahun,

“Situasi kesuksesan ini karena adanya kepedulian jemaat, walaupun kita berbeda tapi kita harus kerja sama, filosofi ini saya lihat di Jemaat Gereja Immanuel sudah diterapkan,” ujarnya.

Dipenghujung acara Bupati karo Terkelin Brahmana, bersama Majelis Daerah GPdI Sumut Aceh Pdt Samuel Ghozaly dan Gembala GPdI Immanuel Pdt Paham Ginting, M. Th melakukan penandatangan prasasti disaksikan tatusan jemaat GPdI.

Turut hadir dalam acara peresmian dan pentahbisan GPdI Immanuel Berastagi Kadisnaker Provsu Jujur Sihombing, Staff Ahli Bupati Agustin Pandia, Camat Berastagi Mirton Ketaren dan Kabag Kesra Dekeng Surbakti, Pdt Yosia Sinukaban (Majelis Daerah Sumut-Aceh) Pdt. Frans N Surbakti, S.Th, Pdt. Ester Adelina Br Barus, S. Pdk, Pdt Sulaiman Oppusunggu, Pdt lazarus Sitepu (bimas kristen), hamba hamba Tuhan, BKAG, dan Kapolsek Berastagi.(Herman/wo)