Bupati Karo : Jauhi Politik Uang, SARA, Hoax dan Jangan Golput

Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kapolres Karo AKBP Benny Remus Hutajulu gelar kegiatan KPU RUN” jaga pemilihan dengan tertib serta damai dan menjauhi politik uang. Herman

Karo | Jurnal Asia
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo selaku penyelenggara pemilu mengadakan kegiatan “KPU RUN”, Minggu (7/4).

Start acara dimulai dari halaman kantor DPDR Karo, melalui Jalan Pahlawan – Simpang Enam-depan RSU Kabanjahe – Jalan Pala Bangun – Finish kantor DPRD Karo dengan jarak 3 km.

Acara  “KPU RUN ” Ini diikuti oleh  Bupati Karo Terkelin Brahmana, wakil ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Wadanyon 125/Smb, Danramil 03/Btg, Dim 0205/TK, Ketua KPU Gemar Tarigan,  Bawaslu Kabupaten Karo,

Dalam kata sambutannya, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan agar peserta pemilu menjaga pemilihan dengan tertib dan damai. Dia berharap peserta dapat menjauhi politik uang, SARA, dan penggunaan Hoax.

“Pemilu menjamin langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, oleh sebab itu jangan pernah menggunakan hak pilihnya golput,” ungkapnya.

“Saat ke TPS ramai ramailah datang pada tanggal 17 april 2019 dan jangan ada  orang lain diajak tidak mencoblos, gunakan hak pilih sesuai hati nurani,” sambungnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Karo Gemar Tarigan mengatakan siap melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang.

“KPU Kabupaten Karo prinsipnya sudah siap 100% melaksanakan pemilu tanggal 17 april 2019 ini. Kami yakin dengan kedewasaan kita partai politik semuanya pasti akan aman dan terkendali jika pemilu berlangsung,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bagi masyarakat yang tidak menerima surat C6 agar jangan ragu untuk datang ke TPS. Ia mengatakan waktu yang diberikan kesempatan diantara pukul 12.00 – 13.00 WIB bagi yang tidak memiliki C6, sebab C6 Hanya sifatnya pemberitahuan, bukan jaminan syarat mutlak memilih.

Selanjutnya,Bupati Karo dan KPU serta para Forkopimda disertai para perwakilan capres dan cawapres  nomor urut 01 dan 02 serta 16 perwakilan partai politik yang ikut di Kabupaten Karo melakukan deklarasi damai dan kesepakatan  penandatangan bersama.

Isi deklarasi, diantaranya menyatakan  Tim Kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Partai Politik Peserta
Pemilu Tahun 2019 menyatakan SIAP KALAH, SIAP MENANG dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Tidak menghina seseorang, Agama, Suku, Ras, Golongan, Calon dan/atau peserta Pemilu tahun 2019, Tidak menyerang, menghina, melecehkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden. Tidak menghasut dan mengadu domba antara perseorangan maupun antar kelompok masyarakat dan tidak mengganggu ketertiban umum. (Herman/wo)