Bahas Sejarah Jalan Deli Serdang-Karo, Tokoh Masyarakat Dukung Bupati Karo Kembangkan Infrastruktur

Tokoh masyarakat Karo dan anggota DPRD dukung langkah Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam percepatan jalan Karo-Deli Serdang agar dapat dilalui. Herman

Karo | Jurnal Asia
Sejumlah Tokoh Masyarakat, Anggota DPRD berbincang bincang dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana di Kedai Purba Simpang Enam Kabanjahe, Rabu (6/2) kemarin.

Terkuak, dalam perbincangan tersebut, Pt. Em Selamat Ginting menyampaikan Jalan Karo – Deli Serdang sejak lama suda ada, dengan istilah Jalan Perlanja Sira (jalan setapak).

“Seingat saya tahun 1979-an jalan ini akhirnya diperbaiki, saat zaman Bupati Deli Serdang dijabat oleh Tengteng Ginting dan Bupati Karo Tampak Sebayang,” ungkap Selamat mantan kepala PU Kabupaten Karo tahun 2005.

Ia mengatakan peningkatan Jalan Perlanja Sira ini dilakukan karena ada dana bantuan luar negeri dengan istilah CESS (Computer Engineering, System and Science) dari Amerika Serikat.

“Saat itu dana CESS digunakan membangun dua jembatan kayu dengan alas pondasi beton, lantai jembatan kayu,” jelasnya.

Tokoh masyarakat lain, Jiwa Tarigan juga sependapat dengan Selamat Ginting, bahwa jalan setapak Karo Deli Serdang diakuinya sudah ada sejak lama.

“Saya juga mengapresiasi adanya niat Pemda Karo memperjuangkan jalan Karo Deli Serdang agar segera tuntas,” ucapnya.

Sastra Purba Tokoh Lembaga Adat Karo (Lakonta) juga mendukung Pemda Karo memperjuangkan tembusnya Jalan Karo-Deli Serdang ini.

“Kami lembaga adat Karo sangat setuju jalan ini diperjuangkan, mengingat zaman dulu sudah ada silaturahmi antar kedua kabupaten ini dengan Merga si lima, Rakut si telu tutur siwaluh perkaden kaden12 tambah sada,” ujarnya.

Menyahuti ragamnya, masukan dan penjelasan tadi bersama tokoh, Bupati Karo Terkelin Brahmana dengan santai  mengatakan pihaknya tetap berkomitmen akan memperjuangkan peningkatan jalan Karo ke Deli Serdang.

“Terimakasih semua saran dan masukan yang telah diberikan memalui argumentasi saat bincang bincang dikedai kopi tadi, semua itu adalah positif dan membawa kemajuan Tanah Karo,” tandasnya.(herman/wo)