Usung Konsep Botanica, Warung Kopi Srikandi Dipenuhi Tanaman Hidup

Nikmati Makanan : Sejumlah pengunjung sedang menikmati menu makanan berkonsep botanica di di Warung Srikandi Botanica Merdeka Walk Medan, Rabu (10/4).Netty

Medan | Jurnal Asia
Pencinta kuliner di Kota Medan sepertinya harus mencoba makanan di Warung Srikandi Botanica Merdeka Walk Medan. Selain menyajikan makanan tradisional yang beraneka ragam, konsep botanica modern yang nyaman dengan banyak tumbuh-tumbuhan menjadikan pengunjung betah untuk berlama-lama.

Marketing Division Warung Srikandi Botanica, Yasmin mengatakan, konsep botanica dipilih karena mereka ingin menyajikan sesuatu yang berbeda untuk konsumen. Awalnya, pemilik warung ingin membuat indoor garden, selain enak dilihat, dekorasi ruangan bersifat alami.

“Lebih ke konsep go green. Rasanya lebih cozy karena banyak tanaman hidup di dalam ruangan dan ada juga yang menghiasi dinding,” katanya, Rabu (10/4).

Yasmin melanjutkan, sedikitnya ada puluhan jenis tanaman yang ada diwarung tersebut. Dan tanaman yang dipilih harus tanaman yang bisa hidup di ruangan tertutup.

“Tidak semua tanaman yang bisa bertahan hidup dicahaya yang sedikit. Jadi kita pilih-pilih tanamannya,” ujarnya.

Outlet ketiga yang sudah beroperasi selama empat bulan ini bisa dikatakan mengambil segmen pelanggan yang baru yakni pekerja kantoran dan ibu-ibu serta anak-anak. Sebelumnya, di Komplek Cemara Asri dan Merdeka Walk ini lebih banyak ke pengunjung yang ingin bebas merokok karena mengusung konsep outdoor.

Di Warung Srikandi Botanica ini terbagi dari dua lantai yang mampu menampung sekitar 190 pengunjung. Di lantai dasar menamping sebanyak 100 pengunjung dan lantai dua sekitar 90 pengunjung.

“Pengunjung yang ingin membuat acara atau pertemuan atau rapat bisa juga menggunakan lantai atas, ruangannya juga luas. Tapi di sini jam operasionalnya mulai pukul 11.00-23.00 WIB,” ujarnya.

Untuk makanan, sambungnya, lebih kepada makanan tradisional nusantara. Salah satu cemilan yang dijagokan adalah tahu gejrot karena rasanya yang asam, manis dan pedas.

Sedangakan untuk makanan utama, ada nasi urap cumi bakar, pecal, nasi campur Srikandi, lontong sayur, nasi kare ayam, nasi goreng petai udang dan banyak lagi. Dan untuk minuman yang paling khas, ada kopi Sidikalang dengan cara tradisional yang disedu tanpa mesin.

“Berbicara harga, harganya terjangkau. Untuk makanan, dibandrol mulai dari Rp10.000-40.000 per porsi dan untuk minuman sekitar Rp7.000-25 ribuan,” pungkasnya.(nty)