Tiongkok-AS Capai Kesepakatan, Harga Emas Tumbang

 

Emas.Ist

Medan | Jurnal Asia
Tiongkok dan Amerika Serikat melakukan kesepakatan tahap satu dalam perundingan dagang. Kondisi ini mempengaruhi harga emas di akhir pekan kemarin khususnya hari Jumat yang mengalami penurunan sangat tajam.

Harga emas anjlok 1 persen lebih. Harga emas saat itu sempat terpuruk hingga ke level USD1.480 per once troy nya. Kinerja harga emas mengalami penurunan seiring dengan ekspektasi membaiknya kinerja instrumen keuangan lainnya, yang dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan memegang emas.

Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, seperti anjuran sebelumnya, investor emas harus mewaspadai perkembangan ekonomi global agar tidak mengalami kerugian yang signifikan. Walaupun demikian, tren harga emas masih akan tetap memiliki prospek yang bagus kedepannya.

“Setidaknya ada beberapa alasan yang mendukungnya,” katanya, Senin (14/10).

Ia merinci, alasan pertama yakni, meskipun hubungan dagang antara AS dan Tiongkok membaik, namun masalah hubungan dagang antara AS dengan Eropa masih berpeluang memburuk. Pelaku pasar masih mengkuatirkan adanya kemungkinan meningkatnya tensi dagang antara AS dengan negara selain Tiongkok, ini bisa membuat pelaku pasar cenderung memilih emas.

Kedua, adanya ketidakjelasan masalah Brexit (British Exit) saat ini. Di mana Brexit ini sangat memungkinkan membuat Eropa kembali masuk dalam krisis yang berkepanjangan, serta menjadi sentiment negatif bagi ekonomi global.

Ketiga, adanya kemungkinan tren penurunan suku bunga acuan di AS yang bisa saja membuat kinerja US Dolar kembali terpuruk. Hal ini bisa membuat harga emas kembali mengalami kenaikan. Karena emas dan US Dolar cenderung bergerak berlawanan.

Keempat, meskipun terjadi kesepakatan antara AS dengan Tiongkok, tidak ada jaminan bahwa hubungan dagang kedua negara ini akan membaik di masa yang akan datang. Banyak pelaku pasar yang masih meragukan bahwa hubungan kedua negara ini sepenuhnya akan pulih setelah tercipta kesepakatan dagang kemarin.

Karena pada dasarnya kesepakatan dagang akhir pekan kemarin belum sepenuhnya menyelesaikan masalah kedua negara secara komperhensif.

“Emas masih berpeluang untuk menguji level posikologis USD1.500 per once troynya. Sejauh ini harga emas diperdagangkan dikiatan USD1.485 per onnce troy nya,” tandasnya.(nty)