Tingkatkan Jumlah Penumpang, Harga Tiket KA Bandara Diskon 50 Persen

 

Plt Dirut PT Railink, Mukti Jauhari beri keterangan terkait diskon 50 persen.Netty

 

Medan | Jurnal Asia

Tingkatkan minat masyarakat menggunakan Kereta Api (KA) Bandara sebagai alternatif transportasi dari dan menuju KA Bandara Kualanamu, PT Railink melaksanakan program Big Promo. Progam ini memberikan promo tiket sebesar 50 persen yang berlaku sampai sebulan kedepan.

Plt Dirut PT Railink, Mukti Jauhari mengatakan, promo ini berlaku untuk relasi Stasiun Medan ke Stasiun Kualanamu dan sebaliknya. Harga tiket KA Bandara Medan dari Rp100.000 kini hanya Rp50.000 per orang.

“Promo diskon 50 persen ini berlaku mulai hari ini hingga sebulan ke depan. Dan dapat dipesan melalui internet booking dan mobile aplikasi dan bisa dilakukan H-7 sampai dengan 1 jam sebelum jadwal keberangkatan,” katanya didampingi Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, M. Ilud Siregar dan Manager PT. Railink Medan Arliandy Margolang stasiun Railink Medan, Rabu (10/7).

Awal Juli kemarin, katanya, memberikan promo tiket KA Bandara Jakarta hingga 57 persen dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Volume penumpang KA Bandara mengalami kenaikan hampir 20 persen atau rata-rata 4.400 penumpang per hari selama 1 minggu pertama bulan Juli ini.

Diakuinya, terjadi memang terjadi penurunan jumlah jumlah penumpang dampak dari kenaikan harga tiket pesawat. Biasanya, jumlah penumpang KA Bandara sempat diangka 3.300 per hari dan sekarang sekitar 1.700 penumpang per hari.

“Jika penumpang pesawat turun di angka 20 persen dan di Railink bisa sampai 40 persen. Kami berharap promo ini juga berdampak positif bagi KA Bandara Medan, target kita dapat mencapai 3.000 per harinya,” ucapnya.

Sementara, EGM PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Bayuh Iswantoro menambahkan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan PT Railink. Ini menjadi satu bagian dari marketing dengan harapan dapat mendongkrak jumlah penumpang dari Kualanamu ke Medan.

“Ini lebih murah lagi dibandingkan tarif yang lama. Mudah-mudahan animo masyarakat dapat bertambah dalam menggunakan KA Bandara,” ujarnya.

Memang, terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat di Kualanamu dari Februari ke Juni 2019 dengan angka penumpang 15-17 ribu penumpang per hari. Tetapi jika dibandingkan jelang Lebaran dan setelah Lebaran terjadi kenaikan yang signifikan sekitar 6 sampai 7 ribu per hari dan saat ini sudah mencapai 24 ribu per hari.

“Jika dibanding tahun sebelumnya, memang ada penurunan penumpang. Misalnya pada 9 Juli 2019 ada sekitar 23.700 penumpang sedangkan di periode yang sama tahun lalu sekitar 33 ribu penumpang jadi ada selisih penumpang sekitar 9.000-10.000 ribuan,” pungkasnya.

Ia berharap, dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah dengan promo murah untuk tiket pesawat di Selasa, Kamis dan Sabtu dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan penumpang pesawat. Dengan sendirinya diharapkan mendongkrak penumpang KA Bandara.(nty)