Rupiah dan IHSG Melemah, Pelaku Pasar Tunggu Kesepakatan AS dan Tiongkok

Ilustrasi Saham.AFP

Medan | Jurnal Asia
Kinerja Indeks Saham Gabungan (IHSG) pagi ini (8/5) masih melanjutkan tren pelemahan. Kinerja IHSG terpantau dibuka melemah dan masih melanjutkan pelemahan hingga saat ini di mana sejauh ini IHSG melemah sekitar 0.52 persen di level 6.264,34.

Sementara itu, mata uang rupiah masih terus berkonsolidasi dikisaran angka 14.300 per US Dolar.

Pelemahan kinerja indeks saham tersebut masih dikarenakan pelaku pasar yang menanti kabar terkini terkait dengan pertemuan antara AS dan Tiongkok mengenai perang dagang.

“Pelaku pasar masih bersikap was-was terhadap kemungkinan memburuknya hubungan kedua negara tersebut,” kata Analis Pasar Saham, Gunawan Benjamin.

Kendati demikian, lanjutnya, kemungkinan peluang terciptanya perdamaian perang dagang sangat mungkin terjadi. Sehingga pasar akan merespon positif manakala kemungkinan terjadinya kesepakatan antara kedua belah pihak.

Selain itu, minimnya sentimen pasar pada hari ini membuat rupiah bergerak mendatar dengan kecenderungan sedikit melemah. Dan rupiah juga masih berpeluang menguat jika akhirnya nanti terjadi kesepakatan antara Tiongkok dan AS terkait perang dagang.(nty)