PLN Pastikan Sumut Suplus 500 MW, Investor Tidak Perlu Khawatir

 

Peresmian Masjid Nurul Iman di kantor PLN UIW Sumut.Netty

Medan | Jurnal Asia
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara (Sumut) pastikan pasokan listrik di Sumut surplus sekitar 400-500 Mega Watt (MW). Ini menandakan bahwa provinsi tersebut siap menjadi destinasi industri dan wisata.

General Manager PLN UIW (Sumut), Feby Joko Priharto menegaskan, saat ini kelistrikan di Sumut dalam surplus dengan cadangan daya atau reserve margin 5 sampai 7 persen dari beban puncak yang mencapai 2.150 MW. Dan pembangunan tol listrik yang ditargetkan rampung akhir tahun 2019 dapat memperkuat sinar PLN di Sumatera Utara.

Bahkan, lanjutnya, Sumut bisa mengirim sebagian listrik ke Sumatera bagian Tengah sekitar 100 MW. Kelistrikan Sumut suplus 400-500 MW dan ini menandakan bahwa provinsi Sumatera Utara siap menjadi destinasi industri dan wisata.

“Silahkan para investor datang dan kita akan menyiapkan kelistrikannya. Jangan khawatir,” katanya disela peresmian Masjid Nurul Iman di kantor PLN UIW Sumut, Jumat (4/10).

PLN juga terus meningkatkan keandalan agar listrik yang sudah tersedia dapat dinikmati maksimal tanpa henti oleh pelanggan dan mendapatkannya juga mudah.

Tidak hanya itu, saat ini kita harus bersama mencanangkan Electrifying Lifestyle sebagai key message atau pesan kunci dari kampanye komunikasi kepada pelanggan dalam seluruh lini baik pegawai dari bidang apapun. Hal ini untuk mengajak masyarakat memiliki gaya hidup serba listrik.

Dan dalam mendukung kampanye komunikasi tersebut, saat ini juga sedang berlangsung program Gebyar Kemerdekaan 2019. Yaitu PLN memberi potongan biaya sebesar 50 persen untuk permohonan dan pembayaran biaya Penambahan Daya, mulai 450 VA hingga 197 kVa.

Pelanggan juga saat ini bisa mendapatkan ekstra diskon menjadi 74 persen jika memasang Stroomnet, layanan internet Fiber Optic dari Icon+.  Khusus, untuk institusi pendidikan akan mendapat diskon 100 persen Penambahan Daya jika melakukan instalasi Stroomnet ini.

“Tentunya program ini diharapkan bisa menjadi platform masyarakat untuk beralih ke gaya hidup serba listrik dengan kemudahan yang kita berikan untuk penambahan daya,” tandasnya.

Feby menambahakan, PLN juga ingin menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM)
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan rumah ibadah yang lebih baik, lebih nyaman dan dibangun dengan niat yang tulus, semoga akan bermanfaat bagi para pegawai, mitra dan warga disekitar PLN untuk meningkatkan kegiatan ibadah.

“Filosofi dari desain dari kubah Masjid Nurul Iman ini merupakan Lampu Pijar. Selaras dengan komitmen PLN untuk terus menerangi Indonesia. Lampu Pijar masih terus setia menerangi malam kita meski teknologi menawarkan lampu yang lebih terang,” pungkasnya.(nty)