Pertamina Sudah Turunkan Harga Avtur Sebanyak 6 Kali

Pengisian Avtur : Petugas Pertamina sedang mengisi avtur di beberapa waktu lalu.Ist

Medan | Jurnal Asia
PT Pertamina (Persero) ternyata sudah menurunkan harga avtur sebanyak 6 kali sejak November 2018 sampai Februari 2019. Begitupun, harga pesawat masih bertengger tinggi.

“Sejak November 2018, ketika isu avtur penyebab tingginya harga pesawat hingga Februari 2019, Pertamina sudah menurunkan harga sekitar enam kali. Kenyataannya, tiket pesawat bertengger masih mahal,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Sumbagut, Roby Hervindo, Kamis (4/4).

Menurutnya Roby, avtur bukan satu-satunya penyebab harga tiket mahal, ada komponen-komponen lainnya. Itu tergantung kepada maskapai airlines mengatur cost structure.

Ia menerangkan, penurunan harga avtur cukup signifikan atau sekitar 16 persen selama enam kali ini. Kendati demikian, dia enggan menyebut konsumsi secara volume berikut harganya. Pastinya, kata dia, terdapat maskapai penerbangan yang mendapat diskon harga cukup besar.

“Harganya bersaing. Ada airline mendapat diskon cukup besar kita bahkan setelah penurunan harga,” ucapnya.

Meski terjadi penurunan harga avtur, sambungnya, pihaknya mencatat konsumsi avtur di Sumatara Bagian Utara (Sumbagut) belum pulih. Itu disebabkan karena penurunan pemesanan dari maskapai penerbangan.

Dari data konsumsi avtur di Bandara Kualanamu pada kuartal I/2019 realisasinya justru turun 21,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, tren yang sama juga terjadi di bandara lain di wilayah Sumatra bagian utara yakni turun 21,4 persen dibandingkan kuartal I/2018.

“Penyebab utama penurunan avtur yakni dari penurunan order dari pesawat frekuensi pengisian juga berkurang,” pungkasnya.(nty)