Pengguna Elpiji Nonsubsidi di Sumut Hanya 9 Persen

Elpiji : Pengguna elpiji 3 kg subsidi di Sumut secara proporsi mencapai 91 persen.Netty

Medan | Jurnal Asia
Pengguna elpiji nonsubsidi di Sumatera Utara (Sumut) hingga di Sumatra Utara hingga triwulan I 2019 hanya 9 persen. Sementara untuk elpiji 3 kg subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin secara proporsi mencapai 91 persen.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo mengatakan, masyarakat di Sumut masih banyak menggunakan elpiji subsidi. Padahal menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, jumlah masyarakat miskin Sumut pada Maret 2018 hanya sekitar 9,2 persen.

Roby merinci, konsumsi elpiji nonsubsidi Bright Gas 5,5 kg di triwulan I 2019 naik 21,45 persen dibanding periode sama tahun 2018 atau sebanyak 34.000 tabung. Konsumsi elpiji subsidi 3 kg di triwulan 1 2019 mencapai 29,6 juta tabung atau naik hampir 3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kami terus mendorong agar masyarakat mampu beralih menggunakan elpiji non subsidi. Diantaranya melalui sosialisasi, dan program tukar tabung elpiji 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg,” kata Roby, Jumat (5/4).

Ia menambahkan, penukaran dua tabung elpiji 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg sudah dengan isi hanya Rp67.500. Penukaran satu tabung elpiji 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg sudah termasuk isi hanya Rp170.000.

“Kita harapkan dengan cara penukaran tabung ini, pengguna elpiji nonsubsidi kian meningkat,” pungkasnya.(nty)