Penduduk Kemiskinan di Sumut Mencapai 1,28 Juta Jiwa

 

Ilustrasi penduduk miskin.Ist

Medan | Jurnal Asia
Jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara (Sumut) di Maret 2019 mencapai 1,28 juta jiwa atau sekitar 8,83 persen terhadap total penduduk. Menurut data Survei Sosial Nasional (Susenas), ada penurunan angka kemiskinan 0,11 persen dibanding September 2018 sebanyak 1,29 juta jiwa atau sekitar 8,94 persen.

“Selama enam bulan terakhir, ada penurunan angka kemiskinan di Sumut sekitar 10 ribu orang atau 0,11 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi, Kamis (1/8).

Ia merinci, Garis Kemiskinan pada Maret 2019 tercatat sebesar Rp 466.122/kapita/bulan dengan komposisi garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 351.215 (75,35 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 114.907 (24,65 persen).

“Untuk daerah perkotaan, garis kemiskinannya sebesar Rp 483.667/kapita/bulan dan untuk daerah pedesaan sebesar Rp 445.815/kapita/Bulan,” tegasnya.

Garis Kemiskinan dipergunakan sebagai batas untuk menentukan miskin atau tidaknya seseorang. Jadi mereka yang masuk dalam kategori penduduk miskin adalah yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Suhaimi mengatakan, dibanding September 2018, garis kemiskinan Sumut pada Maret naik 3,2 persen dari Rp 451.673/kapita/bulan menjadi Rp 466.122/kapita/bulan. Garis kemiskinan di perkotaan naik 3,84 persen dari Rp 465.790/kapita/bulan menjadi Rp 483.667/kapita/bulan.

Sedangkan garis kemiskinan di perdesaan juga mengalami kenaikan sebesar 2,37 persen dari Rp 435.492/kapita/bulan menjadi Rp 445.815/kapita/bulan.

Pada periode September 2018 hingga Maret 2019, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan penurunan. P1 turun dari 1,459 pada September 2018 menjadi 1,371 pada Maret 2019, dan P2 turun dari 0,333 menjadi 0,310.

“Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin mendekati garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin semakin menurun,” ucapnya.(nty)