Pasca Lebaran, Harga Sejumlah Komoditas Belum Stabil

 

Seorang pedagang sedang merapikan dagangannya.Netty

Medan | Jurnal Asia
Dua pekan setelah Lebaran 2019, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional di Kota Medan dan sekitarnya belum stabil. Belum stabilnya harga-harga tersebut dikarenakan pasokan yang belum stabil.

Pantauan di lapangan, harga cabai merah bertahan mahal sekitar Rp50.000 per kilogram (kg) meski sempat sebelumnya Rp100.000 per kg. Kemudian, cabai rawit Rp50.000 per kg, bawang merah Rp30.000 per kg, cabai hijau Rp22.000 per kg.

Kemudian, bawang putih Rp40.000 per kg sebelumnya Rp20.000 per kg, ayam ras Rp33.000 per kg, gula pasir Rp13.000 per kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per kg.

Seorang pedagang sayuran di pasar Petisah Medan, Ramli mengatakan, biasanya setelah lebaran seminggu, harga-harga kebutuhan pokok kembali normal. Kondisi tersebut tidak terjadi pada tahun ini.

“Iya, beberapa masih mahal seperti cabai ataupun bawang. Kalau penyebabnya kurang tahu, karena memang pasokan ada tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya,” katanya, Selasa (18/6).

Ramli melanjutkan, harga cabai merah memang mengalami penurunan jika dibandingkan Lebaran yang sempat menyentuh level Rp100.000 per kg. Namun, kata dia, harga cabai merah Rp50.000 per kg masih dikatakan belum normal.

“Harga normal cabai merah dan cabai cabai rawit itu sekitar Rp22.000-Rp25.000 per kg. Begitu juga dengan bawang merah, normalnya itu sekitar Rp22.000-Rp25.000 per kg,” ucapnya.

Begitupun, ada juga beberapa komoditas pangan yang stabil. Diantaranya seperti, inyak curah Rp8.500-Rp9.000, tomat Rp8.000, ikan dencis Rp26.000 per kg, ikan tongkol Rp14.000 per kg sebelumnya Rp18.000, ikan gembung biasa Rp30.000, gembung kuring Rp35.000 per kg.

Bayam Rp2.000 per ikat sebelumnya pernah Rp5.000 per ikat, sawi Rp6.000 per kg, kacang panjang Rp6.000 per kg sebelumnya Rp10.000 per kg. Harga beras, rata-rata Rp11.000 per kg dan telur Rp1.000-Rp1.400 per butir. (nty)