Panen Raya, Harga Cabai Merah Anjlok

Pedagang : Seorang pedagang sedang berjualan di pasar tradisional di Medan. Netty

Medan | Jurnal Asia
Harga cabai merah di pasar tradisional di Medan beberapa hari terakhir anjlok dan sempat menyentuh level Rp13.000 per kilogram (kg). Hal ini dikarenakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) mengalami panen raya.

Seorang pedagang sayuran di Pusat Pasar Medan, R Ritonga mengatakan, sudah hampir sepekan harga cabai rawit murah. Namun, harga sudah mulai berangsur naik.

“Kemarin sempat Rp13 ribu per kg, naik jadi Rp15.000 dan hari ini sudah Rp16-17 ribu per kg,” katanya, Rabu (9/1).

Diakuinya, semenjak harga cabai merah anjlok memang pasokan melimpah. Mungkin, lanjutnya, banyak petani cabai yang memanen secara serentak.

Ketua Tim Pemantau Harga di Medan, Gunawan Benjamin mengatakan, harga cabai merah di tingkat pedagang saat ini sangat buruk sekali. Di tingkat pedagang pengecer saja dijual dikisaran Rp16 per kg.

“Harga cabai dengan angka segitu jelas merugikan para petani kita. Karena harga Break Even Point (BEF) petani itu dikisaran Rp10 hingga Rp12 ribu per kg,” terangnya.

Menurutnya, jika harga di pedagang sebesar Rp16 ribu maka dipetani harga tersebut hanya berkisar Rp7 sampai Rp8 ribuan saja.

“Sehingga disimpulkan bahwa harga di tingkat petani saat ini jelas merugikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, penurunan harga cabai saat ini dikarenakan memasuki musim panen serentak. Musim panen tersebut paling besar disumbangkan oleh cabai merah kampong yakni cabai yang dihasilkan dari dataran rendah seperti Batubara dan Deli Serdang. (net)