November 2019, Sumut Alami Deflasi Sebesar 0,66 Persen

 

Sumut alamai deflasi 0,06 persen di November 2019.Netty

Medan | Jurnal Asia
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat, di November 2019 ini Sumatera Utara mengalami deflasi sebesar 0,66 persen. Berbeda dengan nasional yang menunjukkan inflasi sebesar 0,14 persen.

Deflasi sebesar 0,66 persen berasal dari gabungang empat kota Indeks Harga Konsumen (IHK). Di mana Sibolga, deflasi sebesar 0,48 persen, Pematangsiantar deflasi 0,10 persen, Medan, deflasi 0,77 prtdrn dan Padangsidimpuan deflasi 0,05 persen.

“Di November 2019 ini, keseluruhan kota IHK mengalami deflasi. Dengan begitu, Sumut mengalami deflasi 0,66 persen secara bulanan,” kata Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi di Kantor BPS Sumut, Senin (2/12/2019).

Ia menambahkan, deflasi di November iniĀ  menyebabkan laju inflasi year on year (November 2019 terhadap November 2018) masing-masing kota yakni, Sibolaga inflasi 2,16 persen, Pematangsiantar inflasi 1,58 persen, Medan inflasi 2,83 persen dan Padangsidimpuan inflasi 2,70 persen.

“Sehingga inflasi year on year gabungang 4 kota IHK di Sumut sebesar 2,69 persen,” ujarnya.

Suhaimi melanjutkan, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunannya indeks tiga kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,90 persen, kelompok sandang sebesar 0,36 persen dan kelompok transporti, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,26 persen.

Sedangkan komoditas utama penyumbang deflasi antara lain, cabai merah turun 15,63 persen, harga dencis turun 13,29 persen, tarif angkutan udara turun 4,05 persen. Kemudian cabai hijau turun 17,60 persen, telur ayam ras turun 3,64 persen, daging ayam ras turun 1,83 persen dan sawi hijau turun 10,94 persen.(nty)