Kredit Sektor Perkebunan dan Pariwisata Jadi Fokus Bank Sumut di 2020

 

Ilustrasi sektor pariwisata di Sumut.Netty

Medan | Jurnal Asia
Pembiayaan kredit produktif dinilai berpotensi di tahun 2020. Karenanya, PT Bank Sumut dakan lebih mengembangkan pangsa pasar kredit ke kredit produktif diantaranya seperti kredit sektor perkebunan dan pariwisata.

Direktur Utama PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo mengatakan, untuk kredit produktif, pihaknya akan menargetkan pertumbuhan hingga 10 persen. Hal ni sejalan dengan target yang ditetapkan pemerintah.

“Kita harus optimistis target tercapai karena masih banyak hal-hal yang bisa digali. Terutama pengembangan jaringan dengan meluncurkan beberapa produk-produk baru mengalihkan kepada e-channel produk,” katanya, Senin (10/2/2020).

Ia melanjutkan, salah satu sektor produktif yang akan disasar adalah sektor perkebunan. Sektor ini masih memiliki potensi besar meski saat ini harga komoditas dunia masih berfluktuasi.

“Nantinya kita akan menyasar koorporasi, artinya perusahaan yang sudah stabil, sudah berproduksi sehingga sudah berjalan dengan baik,” ucapnya.

Selain sektor perkebunan, bank Sumut juga akan fokus menyasar ke pariwisata. Sektor ini dinilai cukup menjanjikan dan guna mendukung pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata baik yang bergerak di bidang perhotelan, maupun souvenir pariwisata.

Selama ini bank Sumut mengandalkan kredit konsumtif dalam menggenjot kinerja penyaluran kredit dengan ASN sebagai nasabah potensial.(nty)