Konsumsi BBM Subsidi di Sumut Meningkat

Beri Keterangan : Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Sumbagut, Roby Hervindo saat beri keterangan di Medan, Kamis (4/4). Netty

Medan | Jurnal Asia
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I mencatat, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Sumatera Utara (Sumut) pada Januari-Maret 2019 meningkatan. Sementara untuk konsumsi BBM nonsubsidi justru menurun.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Sumbagut, Roby Hervindo mengatakan, realisasi konsumsi Premium pada triwulan I 2019 (ytd) sebesar 108.100 kilo liter (KL), mengalami peningkatan 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau mencapai 97.200 KL.

Kecenderungan yang sama juga terjadi pada konsumsi BBM subsidi yakni solar subsidi naik 11 persen dari 226.100 KL menjadi 251.000 KL di tahun ini.

Sementara, lanjutnya, konsumsi BBM nonsubsidi menurun bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018.
Perinciannya, konsumsi BBM nonsubsidi pada Januari-Maret 2019 sebesar 329.000 kl dari 333.400 KL atau turun 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Begitu juga konsumsi untuk solar berkualitas seperti Dexlite maupun Pertamina DEX mengalami penurunan yang sangat signifikan sebesar 44,8 persen. Penurunan konsumsi solar berkualitas di Sumut tersebut dari 11.900 KL menjadi 6.500 KL.

“Ada perubahan pola konsumsi di periode Januari-Maret 2019 ini,” katanya di Medan, Kamis (4/4).

Menurutnya, perubahan pola konsumsi BBM ini, dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM dengan kadar oktan tinggi. Padahal, rata-rata penambahan kendaraan secara umum di kisaran 10 persen per tahun.(nty)