Ketegangan Antara AS dan Tiongkok Sedikit Reda, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat

 

Ilustrasi Rupiah.Ist

Medan | Jurnal Asia
Ketegangan antara AS dan Tiongkok sedikit mereda meskipun perang dagang belum sepenuhnya usai. Ini berdampak terhadap Indeks Harga Saham Gabungan yang dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (15/5).

Sejauh ini, IHSG naik dikisaran level 6.081,18 atau naik sekitar 0.16 persen. Sementara itu, mata uang Rupiah yang pada perdagangan 2 hari berturut turut mencoba melewati level 15.000. Pada hari ini rupiah diperdagangkan dikisaran 14.452 per US Dolar.

Menurut Analis Pasar Saham, Gunawan Benjamin, Trump secara mengejutkan menyatakan bahwa ada kemungkinan terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak dalam kurun waktu 3 hingga 4 minggu ke depan.

Pernyataan tersebut di tafsirkan sebagai kemungkinan AS akan bersikap lunak nantinya. Sikap lunak itu sendiri sepertinya juga akan mempengaruhi pasar keuangan untuk melaju dalam tren positif.

“Hal ini sangat memungkinkan mengingat perang dagang antara AS dan Tiongkok hanya akan mengakibatkan kerugian kepada kedua belah pihak,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, indikator keuangan makro nasional menunjukan pergerakan yang sideways dengan kecenderungan masih berpeluang untuk melemah.(nty)