Kalah Dirasa, Semangka Luar Sumut Banjiri Pasar Modern

 

Semangka dari luar Sumut banjiri pasar modern di Medan.Netty

Medan | Jurnal Asia
Semangka asal luar Sumatera Utara (Sumut) terutama dari Pekanbaru banjiri pasar modern di Medan. Buah ini laris manis dibeli konsumen dari pada semangka dari daerah tersebut.

Seorang karyawan di pasar buah modern di Medan, Rani mengaku, buah semangka asal Pekanbaru sangat diminati konsumen sebab rasanya manis sekali. Setiap dipajang cepat lakunya.

“Beda dengan buah lokal, banyak rasanya yang kurang manis. Dan semangka lokal itu biasa banyak dijual di pasar tradisional,” katanya, Jumat (11/10).

Dari pantauan di lapangan, harga jual buah semangka lokal Rp3.000-3.500 per kg dengan ukuran terberat sekitar 5 kg. Sementara semangka Pekanbaru Rp5.500 per Kg dengan ukurannya sampai 8 Kg bahkan bisa lebih per buahnya.

Menurutnya, buah semangka dari Pekanbaru warnanya hijau lumut dan dengan ceoat habis terjual dan bakal masuk lagi dalam 2 hari ini. Buah ini sangat diminati dan cepat habis.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara melalui Kasi Program Yuspahri menyebutkan, sentra buah semangka di Sumut terdapat di Deli Serdang, Asahan, langkat, Batubara, Simalungun, Sergai dan Binjai.

Sejak Januari hingga Agustus 2019 produksinya mencapai 19.645 ton dari luas panen 1.642 hektar dengan produktivitas 119,64 kwintal per hektar. Jumlah produksi bakal bertambah,karena pemasukan data baru 62,5 persen.

“Jadi masih ada kabupaten belum menyampaikan data ke dinas kami,” ungkapnya.

Untuk masa panen semangka, katanya antara 2,5 hingga 3 buah. Petani yang bertanam umumnya perorangan. Mereka menanam buah ini setelah panen padi kemudian dimanfaatkan dengan tanam buah semangka menunggu  tanam padi berikutnya.

“Bertanam semangka waktunya terbilang singkat, tapi hasilnya meningkat,” pungkasnya.(nty)