Investor Milenial di Sumut Bertambah 3.590 Orang

 

Kepala Kantor PerwakilanBEI Medan, M Pintor Nasution.Netty

Medan | Jurnal Asia
Sumatera Utara (Sumut) berhasil menambah 3.590 investor milenial hingga Agustus 2019. Dengan penambahan tersebut, total investor milenial Sumut kini tercatat 9.790 investor. Investor kategori milenial memiliki rentang umur 18-25 tahun.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Medan, M Pintor Nasution mengatakan, jumlah investor milenial masih lebih kecil dibandingkan kategori umur 40-100 tahun sebanyak 15.259 investor dan umur 31-40 tahun sebanyak 12.743 investor. Tapi jumlah investor milenial di Sumut lebih tinggi dibandingkan investor pasar modal umur 26-30 tahun sebanyak 7.889 investor.

“Setiap periodenya investor di rentang umur 18-25 tahun tumbuh cukup kencang dibandingkan rentang umur lainnya. Mungkin karena anak-anak muda sekarang sudah mulai melek dengan pasar modal. Jadi tidak lagi terpaku pada cara konvensional dimana menyimpan uang hanya di bank,” katanya, Sabtu (5/10).

Jika merujuk pada grafiknya, memang pertumbuhan paling pesat itu pada investor milenial. Tentunya pihaknya akan memanfaatkan momen ini untuk terus mengerek jumlah investor pasar modal di Sumut yang kini totalnya mencapai 45.745 investor.

Dikatakannya, pihaknya terus menggenjot informasi soal pasar modal melalui sosialisasi dan edukasi. Selain itu, keberadaan 9 emiten dimana 7 emiten saham dan 2 emiten obligasi di Sumut diharapkan bisa menjadi salah satu pendorong dalam menjaring investor baru.

Selain itu, keberadaan 12 Galeri Investasi di sejumlah kampus di Sumut terus dimaksimalkan.

“Kami tentu berharap bisa menambah Galeri Investasi untuk semakin mengenalkan pasar modal. Karena untuk investor modal terutama dari kalangan milenial masih berasal dari Medan. Selain itu ada dari Deli Serdang, Pematang Siantar, Binjai dan Tebing Tinggi tapi dengan jumlah yang sangat kecil. Karena itu peluang masih tinggi terutama dari daerah,” pungkasnya.(nty)