Impor Sumut Awal 2017 Naik

Medan | Jurnal Asia

Nilai impor Sumatera Utara pada Januari 2017 naik sebesar 25,82 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2016 atau mencapai 345,382 juta dolar AS.

“Kenaikan impor diduga dampak geliat ekonomi yang semakin membaik. Januari 2016, nilai impor masih 274, 510 juta dolar AS,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Minggu.

Indikasi kenaikan impor akibat geliat ekonomi yang membaik ditandai dengan naiknya juga impor berupa bahan baku penolong.

Impor bahan baku penolong naik 18,03 persen menjadi 172, 859 juta dolar AS dari Januari 2016 yang masih 146, 451 juta dolar AS.

Kemudian terbesar kedua adalah barang modal yang juga naik atau mencapai 95,427 juta dolar AS.

“Nilai impor barang konsumsi juga naik 13,85 persen menjadi 77, 096 juta dolar AS,” kata Syech Suhaimi.

Impor Sumut antara lain berupa mesin, besi, baja, pupuk, ampas, sisa industri makanan, karet dan plastik.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, mengatakan, pengusaha memang berharap kinerja industri semakin membaik.

Harapan itu semakin besar, karena di awal tahun 2017, permintaan di pasar semakin membaik.

“Memang perekonomian global semakin membaik, tetapi belum bisa dipastikan bagus sepanjang tahun sehingga pengusaha masih tetap hati-hati dalam menjalankan bisnis,” katanya.

(ant)