IHSG dan Rupiah “Terpukul”

Ilustrasi kinerja IHSG.Ist

Medan | Jurnal Asia
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan pekan ini kembali terpukul. Sejauh ini IHSG melemah 0.83 persen di level 6.287,43.

Analis Pasar Saham, Gunawan Benjamin mengatakan, IHSG melemah sejak pasar dibuka, di mana pagi ini di pembukaan awal IHSG turun dikisaran 6.311. Kinerja IHSG diperkirakan masih akan mengalami tekanan hingga sesi penutupan perdagangan pada hari ini.

“Sejumlah sentimen negatif kembali menghantui pasar keuangan global. Seiring dengan memburuknya hubungan dagang yang meluas ke kawasan asia,” katanya, Senin (5/8).

Ditambah lagi, sambungnya, dengan ekspektasi kemungkinan memburuknya sejumlah sentiment terkait dengan perseteruan antara AS dan Tiongkok.

Menurutnya, dalam sepekan ke depan, belum ada sentimen positif yang akan mewarnai pasar keuangan domestik. Justru US Dolar diyakini akan kembali terdorong oleh sentiment bagus seiring dengan jadwal rilis indeks sektor manufaktur AS yang diperkirakan akan membaik nantinya.

Sementara itu, mata uang rupiah melemah ke level 14.242 per US Dolar. Kinerja mata uang rupiah sendiri masih terbebani dengan sejumlah sentimen negative yang menguntungkan mata uang US Dolar sejauh ini.(nty)