Harga Emas Antam Melesat Tajam

 

Emas logam mulia.Ist

Jakarta | Jurnal Asia
Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 1.000 (0,14%) pada perdagangan Selasa ini (11/2/2020) menjadi Rp 727.000 per gram, dari Rp726.000/gram Senin kemarin. Hal ini seiring dengan semakin mencekamnya ancaman dari virus corona Wuhan yang korban tewasnya sudah tembus 1.000 orang.

Dikutip dari laman CNBC Indonesia, berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM-Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp72,7 juta dari harga kemarin Rp72,6 juta per batang.

Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang naik kemarin karena kembalinya kekhawatiran pasar akibat virus corona Wuhan.

Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 2.000/gram hari ini menjadi Rp 692.000/gram dari Rp 690.000/gram kemarin.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.571,9 per troy ounce (oz), naik 0,13% dari US$ 1.569,9/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih turun 0,2% menjadi US$ 1.568,8/oz.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.(nty)