Ekspor Sektor Industri di Sumut Turun 14,55 Persen

 

Ilustrasi sektor industri.Ist

Medan | Jurnal Asia
Kinerja ekspor Sumatera Utara (Sumut) periode Januari-April 2019 terpangkas hingga USD386,882 juta menjadi USD2,523 miliar dari USD2,910 miliar di Januari-April 2018. Penurunan ini karena sektor industri turun 14,55 persen dari USD2,690 miliar menjadi USD2,299 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, penurunan ekspor sektor industri memang sangat berdampak besar pada ekspor Sumut. Ini kemungkinan karena order yang terpangkas juga dari buyer.

“Tapi penurunannya yang memang cukup harus menjadi perhatian karena sudah double digit,” katanya, Selasa (11/6).

Berbeda dengan sektor industri, pada periode yang sama sektor pertanian justru naik 2,11 persen dari USD219,325 juta menjadi USD223,961 juta.

Data BPS, ekspor Sumut ke sejumlah negara tujuan yang merupakan mitra dagang utama memang merosot seperti Cina yang turun 8,39 persen dari USD 328,351 juta menjadi USD 300,815 juta, kemudian ekspor ke India turun 17,98 persen dari USD201,901 juta menjadi USD165,606 juta dan ekspor ke Jepang turun 10,72 persen dari USD177,108 juta menjadi USD158,120 juta.

Selain itu, ekspor ke Kamboja juga turun 3,52 persen, ke Amerika Serikat turun 7,52 persen, ke Belanda turun 17,39 persen dan ke Mesir turun 12,66 persen.

“Order yang turun dari negara-negara mitra ini cukup besar. Karenanya penurunan ekspor Sumut cukup signifikan,” pungkasnya.(nty)