Efesiensi Biaya, Hotel Beralih ke PGN

Gas PGN : Efesiensi biaya, Hotel Cambridge Medan menggunakan Gas PGN. Netty

Medan | Jurnal Asia

Persaingan industri perhotelan memaksa pengelola hotel berpikir keras menyiasati atau memangkas ongkos operasional. Salah satunya adalah Hotel Cambridge Medan yang mengalihkan pemanfaatan sumber energi demi efisiensi biaya.

Executive Asistant Manager Hotel Cambridge Medan, Rico Siagian mengatakan, sejak empat tahun silam, Hotel Cambridge telah menyasar biaya-biaya operasional dan mencari solusi alternatif. Salah satunya dengan mengalihkan pemanfaatan sumber energi dari bahan bakar konvensional ke layanan gas PGN.

Sebagai hotel berkelas internasional yang dulu dikenal Swiss-Bell Hotel Medan, Cambridge memanfaatkan layanan gas untuk melayani para tamu hotel. Terutama, tegas Rico, untuk laundry pakaian dan memasak.

“Memasak adalah salah satu kegiatan utama dalam layanan hotel, begitupun laundry bagi para tamu,” katanya, Jumat (30/11).

Dengan pemanfaatan gas PGN untuk dua kegiatan tersebut, Hotel Cambridge mampu menghemat hingga 40% dari biaya yang biasanya dikeluarkan untuk penyediaan bahan bakar konvensinal.

“Dengan efisiensi tersebut, kami bisa menyiapkan dana pembelian mesin laundry baru, ataupun kebutuhan investasi lainnya,” ucapnya.

Sementara, Sales Area Head (SAH) Medan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Saeful Hadi mengatakan, layanan perusahaannya memiliki sejumlah keunggulan. Selain harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan sumber energi konvensional lainnya, terdapat jaminan stabilitas pasokan.

“Dengan demikian, penggunaan gas PGN sangat menguntungkan bagi pelaku usaha di semua segmen, mulai dari jasa seperti perhotelan hingga industri manufaktur,” ucapnya.

Sebagai catatan, pada tahun ini, PGN telah menyabet kontrak baru dari berbagai perusahaan yang bergerak di berbagai bidang industri. Beberapa di antaranya yaitu CV Cipta Rasa Nusantara di Medan, PT Serba Gurih Indonesia, PT Embeje Pharma yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur.

Selain itu, PGN juga memperluas layanan di kawasan industri meliputi Karawang, Jawa Barat. Di Karawang, kini perusahaan berkode saham PGAS itu telah memasok gas bumi bagi produsen suku cadang otomotif yaitu PT Alexindo.

Teranyar, selama kuartal kedua tahun ini, PGAS berhasil menjajaki pasar gas di wilayah Jogjakarta. PGN bakal menyalurkan gas untuk keperluan produksi CV Tugu Jogja Istimewa, pemilik merek bakpia Tugu Jogja. (net/ed)