Edy Rahmayadi Pantau Arus Mudik di Stasiun Kereta Api, Jumlah Penumpang Naik 1 Persen

 

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi didampingi Vice President PT KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono saat tinjau stasiun kereta api.Netty

Medan | Jurnal Asia
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Belawan dan stasiun kereta api Medan, Sabtu (1/6). Di stasiun kereta api, terjadi lonjakan penumpang sekitarnya 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Vice President PT KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono mengatakan, jumlah penumpang  Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut terus naik menjelang Lebaran 2019 atau menjadi 63 667 orang di H-5 dari 62.953  di periode sama 2018. Kenaikan jumlah penumpang sekitar satu persen.

Dia mengatakan itu usai mendampingi dan memberi penjelasan angkutan Lebaran KAI Sumut 2019 kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang melakukan pemantauan arus mudik Lebaran ke Stasiun Kereta Api Medan.

Rusi melanjutkan, PT KAI Sumut menetapkan masa angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari yakni mulai tanggal 26 Mei hingga 16 Juni 2019.

“Manajemen memprediksi peningkatan volume penumpang di Lebaran 2019 minimal naik satu persen dari 306.946 di Lebaran 2018 atau menjadi 310.467,” ujarnya.

Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat akan moda transportasi angkutan Lebaran, PT KAI menyediakan 14 perjalanan KA reguler terdiri dari KA jarak jauh dan sedang dengan jumlah “seat”  7.772 per hari dan 34 perjalanan KA lokal sebanyak 10.812 kursi atau totalnya 18.584 per hari.

“Kalau ditotal, maka pada masa angkutan Lebaran tahun 2019, ada 408.854  kursi KA yang disiapkan,” ucapnya.

Jumlah 408.854 kursi itu masing-masing kelas eksekutif  15.400 kursi, bisnis 47.896 , ekonomi 107.694 dan KA lokal  237.864  kursi.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku hasil pantauan di Pelabuhan Belawan dan KAI, arus mudik berjalan lancar dan aman. Walau mulai ramai, katanya, kondisi mudik masih cukup aman dan lancar.

“Pelayanan di kereta api misalnya sudah bagus. Tadi saya dialog dengan calon penumpang kereta api yang mengaku merasa cukup nyaman,” pungkasnya.(nty)