Cabai Merah Kerek Deflasi Sumut Sebesar 0,28 Persen

 

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi membaca laporan inflasi.Netty

Medan | Jurnal Asia
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2019 mengalami deflasi 0,28 persen. Penurunan harga cabai merah 10,39 persen menjadi salah satu pemicu deflasi.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, dua kota IHK di Sumut deflasi di mana Sibolga sebesar 0,37 persen dan Medan 0,34 persen. Sementara, dua kota lain mengalami inflasi yaitu Pematangsiantar sebesar 0,01 dan Padangsidimpuan 0,34.

“Jika digabungkan 4 IHK, maka Sumut mengalami deflasi secara bulanan (month-to-month) sebesar 0,28. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan lalu yang mencapai deplasi 1,81 persen,” katanya, Jumat (1/11).

Komoditas yang cukup dominan kepada deflasi bulan ini adalah harga cabai merah turutn 10,39 persen, cabai rawit turun 19,87 persen, kentang turun 7,96 persen. Kemudian, sawi putih turun 15,74 persen, ikan kembung turun 3,83 persen, cabai hijau turun 16,87 persen dan ikan dencis turun 2,74 persen.

“Beberapa bulan terakhir harga cabai merah bisa dikontrol dan mengalami penurunan. Cabai menjadi salah satu penyumbang deflasi,” tuturnya.

Begitupun, lanjutnya, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Diantaranya, rokok putih, daging ayam ras, rokok kretek, tarif angkutan udara, rokok kretek dan filter, emas perhiasan serta bawang merah.

Sementara itu, deflasi pada Oktober ini menyebabkan laju inflasi Kumulatif (Oktober 2019 terhadap Desember 2018) masing-masing kota sebagai berikut, Sibolga inflasi 2,55 persen, Pematangsiantar inflasi 1,29 persen, Medan inflasi 3,51 persen dan Padangsidimpuan inflasi 2,34 persen.

“Dengan begitu, laju kumulatif gabungan 4 Kota IHK di Sumut mencapai 3,21 persen,” tuturnya.

Sedangkan, deflasi pada Oktober ini menyebabkan laju inflasi tahunan (Oktober 2019 terhadap Oktober 2018) masing-masing kota sebagai berikut, Sibolga inflasi 2,37 persen, Pematangsiantar inflasi 1,67 persen, Medan inflasi 2,97 persen dan Padangsidimpuan inflasi 3,27 persen. Sehingga inflasi gabungan empat kota di Sumut 2,84 persen.(nty)