BI Luncurkan Toba Smart Card, Wisatawan Bisa Transaksi Non Tunai di Danau Toba

 

Penggunaan Toba Smart Card untuk membayar bus Damri.Netty

Parapat | Jurnal Asia
Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) luncurkan Toba Smart Card, Kamis (21/11/2019) di Grand Inna Parapat. Upaya ini dilakukan agar wisatawan lokal ataupun wisatawan asing dapat melakukan transaksi non tunai di wilayah Danau Toba dan sekitarnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, Toba Smart Card ini merupakan rancangan sejak Mei 2019 dan diputuskan di Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah. Di mana salah satu kesepakatan adalah meningkatkan elektronikfikasi di destinasi super prioritas dan salah satunya Danau Toba.

“Hari ini, Toba Smart Card sudah resmi diluncurkan berkat kerjasama dari sejumlah instansi terkait diantaranya BPODT, BRI, Damri dan lainnya. Ini memberikan satu kemudahan bagi wisatan lokal ataupun mancanegara di Danau Toba, yang dulunya membayar harus dengan uang tunai dan sekarang bisa non tunai,” katanya di sela Launching Pilot Project Toba Smart Card.

Dijelaskannya Wiwiek, kartu dengan desain gambar keindahan Danau Toba ini dapat digunakan untuk membayar bus Damri, transportasi dari Ajibata ke Samosir dengan menggunakan kapal Pelni ataupun membeli souvenir dan lainnya.

Selain itu, dengan adanya chip di dalam kartu maka bisa digunakan untuk melihat destinasi-destinasi dan tempat penting di Danau Toba. Sehingga wisatawan dapat dengan mudah mengunjungi tempat-tempat indah di daerah tersebut.

“Ini masih tahap awal dan masih bekerjasama dengan BRI dan kedepan kita juga akan berkerja sama dengan bank-bank lainnya dan akan terus berbenah sehingga nantinya kartu ini bisa juga digunakan di Kualanamu ataupun tempat lainnya. Untuk saat ini, transaksi tunai masih diberlakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil pemimpin BRI wilayah Medan Guntoro mengatakan, di tahap awal Toba Smart Card yang disediakan sebanyak 2.300 kartu. Guntoro mengatakan, Toba Card Smart ini merupakan bagian dari e-money Brizzi.

Peluncuran Toba Smart Card di Parapat.Netty

“Kartu ini merupakan bagian dari e-money Brizzi dan kearifan lokal karena kami melakukan hal serupa di destinasi lainnya seperti Borobudur,” pungkasnya.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo mengungkapkan, Danau Toba merupakan salah satu destinasi super prioritas. Dukungan pemerintah pusat terhadap perkembangan infrasruktur baik darat, udara ataupun laut di wilayah ini sudah ditunjukan sejak 2015.

Menurut Arie, dengan adanya Toba Smart Card tentunya sangat membantu meningkatkan pelayanan di Danau Toba dari sisi transportasi dan lainnya. Apalagi, pembayaran non tunai bisa dilakukan untuk transportasi darat ataupun laut (pelabuhan) serta merchant-merchant ataupun yang lainnya.

“Di Bali saja wisatawan sudah tidak menggunakan pembayaran dengan uang cash. Dengan kartu ini, pembayaran dengan sistem elektronik sudah bisa dilakukan di Danau Toba dan kita ingin ini menjadi budaya,” ucapnya.

Ia berharap, perekonomian semakin meningkat dan meningkatkan jumlah wisatawan sehingga target kunjungan satu juta wisatawan di Danau Toba dapat tercapai. Dengan adanya pembayaran non tunai, baik merchant dan lainnya akan memiliki database yang jelas dan ini dapat dipergunakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.(nty)