Akhir Pekan, Okupansi di Hotel Prapat Mencapai 75 Persen

Hotel di Prapat.Ist

Medan | Jurnal Asia
Pesanan kamar hotel berbintang di kawasan Danau Toba, Sumut  pasca Lebaran rata-rata mencapai 65 persen. Bahkan di akhir pekan sudah sekitar 75 persen.

“Pasca Lebaran masih ada pesanan hotel di Prapat. Bahkan sudah 75 persen untuk akhir pekan ini,” ujar General Manager Inna Parapat Hotel, Maryanto Sanusi, Minggu (16/6).

Dengan adanya pesanan kamar hotel yang cukup banyak, isian kamar Hotel Inna Parapat menjadi di kisaran 89 persen untuk akhir pekan. Ada prediksi pesanan kamar hotel naik lagi, harapannya isian bisa 100 persen seperti saat Lebaran.

“Pastinya, banyaknya isian kamar hotel itu, tentu saja menyenangkan manajemen. Apalagi, sebelumnya saat Lebaran 2019, hunian kamar hotel mencapai 100 persen,” tuturnya.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana mengungkapkan, hunian hotel di daerah tujuan wisata seperti Parapat dan Berastagi memang selalu penuh saat libur dan pascaLebaran. Kondisi itu berbeda dengan hotel di dalam kota yang justru turun.

“Kalau hunian hotel di dalam kota bisa sebesar 40-60 persen saja sudah sangat bagus,” ujarnya.

Turunnya hunian hotel di dalam kota pada Lebaran 2019 dampak mahalnya harga tiket penerbangan. Akibat harga tiket pesawat yang mahal, maka banyak warga yang tidak mudik ke Sumut dan wisatawan nusantara tidak pergi berlibur.

Denny mengaku, penurunan hunian hotel di Lebaran 2019 sudah diprediksi sejak awal. Keyakinan tamu hotel akan turun itu semakin kuat setelah menjelang akhir Ramadhan, pesanan kamar masih di kisaran 20-30 persen.

“Meski lebih rendah dari 2018, tetapi disyukuri karena masih ada di kisaran 40-50 persen,” pungkasnya.(nty)