30 Produk UKM Medan Dijual di Manhattan Times Square

UKM Center : Tenant UKM Center Medan di Manhattan Times Square. Netty

Medan | Jurnal Asia
Pemerintah Kota Medan terus fokus mengembangkan Usaha  Kecil Menengah (UKM) di daerah tersebut. Tak hanya itu, pihak swasta juga memberikan ruang untuk mempromosikan produknya ke khalayak ramai.

Salah satunya adalah manajemen
Manhattan Times Square Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing B, Medan Sunggal. Pihaknya menyediakan tenant UKM Center Kota Medan yang diperuntukkan bagi UKM lokal.

Marcomm Manhattan Times Square, Tri Wahyudi mengatakan,  kehadiran UKM Center Kota Medan membantu pelaku UKM memasarkan produknya. Sedikitnya, ada 30 produk UKM unggulan Kota Medan yang ditawarkan di sini.

“Banyak produk yang dijual di sini.
mulai dari jenis kuliner seperti berbagai jenis keripik, pancake durian dan cemilan lainnnya,” katanya di tenant UKM Center Medan lantai 2 Manhattan Times Square, Kamis (3/1).

Dengan begitu, lanjut Yudi, masyarakat dapat dengan mudah menemukan produk-produk unggulan UKM. Selaku pihak mal mereka senang membantu UKM memasarkan produk-produknya.

Selain makanan, masyarakat juga bisa membeli berbagai produk fesyen mulai dari aksesori, tas, baju, kipas, anting, hingga sepatu. Juga ada berbagai jenis kerajinan tangan seperti lukisan dari sabut kelapa, miniatur dari sikat bahkan ukiran kayu berbagai bentuk.

Koordinator UKM Center Kota Medan di Manhattan Times Square, Lenny Rusland menambahkan, UKM Center ini ada sejak Desember 2018 dan berakhir hingga Maret 2019. Sudah banyak masyarakat datang untuk membeli produk-produk UKM Center Medan sebagai oleh-oleh.

“Mereka belanja di sini untuk dijadikan oleh-oleh. Paling ramai saat akhir pekan, terkadang yang datang 50 sampai 100 orang, ada yang datang dari luar kota juga,” katanya.

Untuk harga, sambungnya, bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga Rp8 jutaan. Produk-produk yang dijual merupakan binaan Dinas Koperasi Kota Medan dan tentunya khas Medan semua.

Lenny mengaku, selain sebagai koordinator, dirinya juga sebagai pelaku UKM dan memiliki usaha bernama One Seven Craft. Ia menjual berbagai aksesori, tempat perhiasan dan tempat hantaran untuk pernikahan. Usaha ini sudah dijalaninya selama 5 tahun.

Diterangkan Lenny, produk yang dijual di One Seven Draft mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 500.000. Lenny membuka outlet pribadi di Jalan Kapten Muslim. Untuk permintaan pesanan, biasanya paling banyak saat habis Lebaran dan pada momen-momen tertentu.

“Kalau kendala untuk saya ada di bahan baku. Soalnya bahan baku di Sumut, khususnya Medan sangat susah didapat. Saya terpaksa pesan dari Pulau Jawa,” tandasnya. (net)