3 Saham Ini Layak Dikoleksi di Tengah Pelemahan IHSG

 

Ilustrasi saham.Ist

Medan | Jurnal Asia
Berbagai sentimen negatif menekan perdagangan saham di pekan lalu. Dan pekan ini, pasar saham juga diperkirakan masih akan berada dalam tekanan.

Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di teritori negatif dan ditutup terkoreksi 13,64 poin atau 0,22% di level 6.155,46 di perdagangan sesi I hari ini.

Pelemahan IHSG tentu menjadi momentum dalam memilah saham yang tepat. Lalu apa saja rekomendasi saham yang layak koleksi pekan ini?

Analis Pasar Saham, Gunawan Benjamin mengatakan, saham layak koleksi saat ini adalah saham BBTN yang sudah terkoreksi cukup dalam sejak pekan kemarin.

“Saham BBTN mengalami pelemahan dan saat ini berada di support level 1.950/lembar saham. Buy on weakness saham BBTN di level 1.890 hingga 1.950/lembar saham. Target harganya sekitar 2.150 hingga 2.250/lembar saham. Sedangkan stop loss saham ini di level 1.800/lembar saham,” katanya, Kamis (3/10).

Selanjutnya saham TINS. Perusahaan kode saham TINS ini dalam laporan keuangan Semester I-2019 membukukan pendapatan sebesar Rp 9,65 triliun yakni meningkat 120,32% dibandingkan tahun lalu.

Namun seiring dengan harga timah yang belum stabil, ikut menekan pergerakan saham ini hingga ke level 965/lembar saham. Untuk itu, Buy on weakness TINS di level 900-950/lembar saham. Target price-nya di level 1.050-1.100/lembar saham. Sedangkan stop loss saham ini di level 850-890/lembar saham.

Saham yang direkomendasikan berikutnya yakni saham SMBR. Meski permintaan semen domestik tampaknya lesu, namun emiten ini masih menunjukkan kinerja yang cukup baik. Tercatat pada Agustus 2019, penjualan SMBR tercatat tumbuh 10,5% dibandingkan bulan sebelumnya. Buy on weakness saham SMBR ini yakni 600-640/lembar saham. Target price di level 720-765/lembar saham dan stop loss di level 550-500/lembar saham.

“Jadi jika ingin membeli saham pekan ini, ketiga saham ini bisa dipertimbangkan. Sangat layak koleksi,” pungkasnya.(nty)