2019, PLN UIK SBU Tambah Daya Listrik Sebesar 900 Mega Watt

 

GM PT PLN UIK SBU, Bambang Iswanto beri keterangan.Netty

Medan | Jurnal Asia
PT PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) menargetkan akan menambah daya listrik hingga 900 Mega Watt (MW) di tahun 2019 ini. Tambahan daya ini berasal dari 3 mesin pembangkit listrik yang berada di 3 wilayah kerja.

General Manager PT PLN UIK SBU, Bambang Iswanto mengatakan, di 2019 ini akan ada tambahan pembangkit-pembangkit baru yang masuk ke Sumatera Utara. Diantaranya seperti, PLTU Pangkalan Susu 34 dengan kapasitas 2 x 200 MW atau 400 MW dan kemudian PLTMG Arun 2 yang akan menyumbang daya listrik hingga 250 MW.

“Kalau untuk PLTMG Arun akan masuk secara bertahap, di 2019 akhir akan masuk satu blok dulu sebesar 50 MW. Dan sisanya 200 MW akan masuk di 2020 dan nantinya ada pembangunan PLTMG Duri dengan kapasitas 250 MW di Riau,” katanya, kemarin.

Penambahan daya ini, kata Bambang, untuk memperkuat kondisi kelistrikan di Sumut. Dan ini menandakan bahwa Sumut siap menerima investor baik di bidang industri ataupun pariwisata.

Ia menambahkan, pertumbuhan pemintaan daya listrik di Sumatera Utara lebih tinggi dari nasional. Di akhir 2018 cadangan listrik di Sumatera Utara hanya 3 persen dari beban puncak karena pertumbuhan demand yang luar biasa sementara belum ada pembangkit yang masuk ke sistem.

“Sumatera Utara mulai terbebas dari pemadaman listrik secara rutin dan dalam jangka waktu yang cukup lama sejak pertengahan 2017 pasa saat PT PLN mengambil kebijakan menyewa kapal listrik asal Turki. Saat Sumbagut suplus listrik sekitar 17 persen,” terangnya.

Menurutnya, secara teori keandalan listrik dikatakan aman jika ada cadangan sekitar 30 persen. Di Jawa-Bali cadangan listriknya sekitar 30 persen dan Sumut sedang bergerak ke sana.

“Harapan kita dengan adanya tambahan daya 900 MW di 2019 akan menjaga keandalan listrik di Sumut. Dan PLN dapat terus memberikan pelayanan terbaik ke konsumen,” tandasnya.(nty)